Thursday, January 17, 2013

10 Negara Dengan Ekonomi Paling Kompetitif di Dunia

Forum Ekonomi Dunia belum lama ini mengeluarkan peringkat ekonomi terkompetitif 2012/13.
Kendati mereka memperingatkan bahwa masih ada ketidakjelasan perihal wilayah mana yang dapat mendorong pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja untuk jangka waktu sesingkat itu, laporan yang mereka telurkan ini bisa jadi gambaran perekonomian dunia.

Laporan ini membuat peringkat bagi 144 negara ke dalam 12 kategori: institusi, infrastruktur, makroekonomi, pendidikan dasar dan kesehatan, barang dan efisiensi pasar, pendidikan yang lebih tinggi dan pelatihan, efisiensi pasar tenaga kerja, kesiapan teknologis, pengembangan pasar finansial, ukuran pasar, kecanggihan bisnis, dan inovasi.

Di bawah ini adalah 10 besar negara dengan ekonomi paling kompetitif. 

10. Jepang
Merosot ke peringkat ke-10, dan berada di bawah Hong Kong hingga menjadi ekonomi terkompetitif ketiga di Asia, mungkin menjadi kenyataan yang sulit dicerna negara yang masih berusaha bangkit dari tsunami dan gempa bumi tahun lalu.
Peringkat 2011/12: 9
Kekuatan: Peringkat 1 dalam kecanggihan bisnis dan kedua dalam pengeluaran penelitian dan pengembangan.
Kelemahan: Ranking ke-2 dunia soal defisit anggaran (230% Produk Domestik Bruto [PDB]) dan ke-124 dalam kelemahan makroekonomi.

9. Hong Kong
Setelah berada di posisi ke-11 dalam empat tahun terakhir, Hong Kong melangkahi Jepang di 10 Besar.
Peringkat 2011/12: 11
Kekuatan: Terbaik dunia lagi dalam hal infrastruktur dan tiga besar dunia untuk pasar barang dan tenaga kerja.
Kelemahan: Partisipasi edukasi masih merangkak, peringkat ke-53 di dunia.

8. Kerajaan Inggris
Great Britain sedang melesat, terus memperbaiki peringkat empat tahun berturut-turut. Olimpiade musim panas sepertinya bakal menaikkan peringkat lagi.
Peringkat 2011/12: 10
Kekuatan: Efisiensi pasar tenaga kerja berada di ranking ke-5 dunia. Peringkat binis untuk inovasi dan kecanggihan di posisi ke-10.
Kelemahan: Lingkungan makroekonomi menukik dari posisi ke-85 ke 110. Utang publik sebesar 82,5 persen PDB di peringkat ke-127.

7. Amerika Serikat
Empat tahun lalu mereka berada di puncak. Kini di posisi ke-7 dan terus menukik.
Peringkat 2011/12: 5
Kekuatan: Perusahaan-perusahaan inovatif dan sangat mengutamakan kecanggihan, dan sistem pendidikan tinggi yang bagus.
Kelemahan: AS turun 21 anak tangga dalam hal stabilitas makroekonomi, dari posisi ke-90 ke 111, sebagian akibat penurunan tingkat kredit nasional.

6. Jerman
Meski ekonomi mereka memperlihatkan peningkatan, Jerman tetap berada di peringkat ke-6 seturut kekhawatiran negeri ini soal talangan zona Euro.
Peringkat 2011/12: 6
Kekuatan: Ranking ke-3 perihal kualitas infrastruktur, ke-4 soal pengeluaran untuk riset dan pengembangan. Di sejumlah kategori, mereka berada di 10 besar.
Kelemahan: Penurungan tingkat kredit dan sistem universitas (peringkat ke-28 dunia) bisa membuat negara Uni Eropa lainnya dapat menahan langkah Jerman.

5. Belanda
Negara eks penjajah Indonesia ini menaikkan peringkat mereka dalam tiga tahun beruntun.
Peringkat 2011/12: 7
Kekuatan: Berada di 10 besar untuk transportasi, kecanggihan, dan stabilitas lingkungan ekonomi.
Kelemahan: Negara ini masih berutang fiskal sebesar 5 persen PDB, yang perlu diperbaiki kalau Belanda ingin meneruskan peningkatan mereka.

4. Swedia
Mereka dilewati negara Skandinavia lainnya, Finlandia, tapi negara ini masih tetap merupakan tempat fantastis untuk berbisnis.
Peringkat 2011/12: 3
Kekuatan: Punya institusi publik terbaik dan berada di posisi teratas perihal kesiapan teknologis. Swedia juga berperingkat ke-4 dalam inovasi dan ke-5 dalam kecanggihan kultur bisnis.
Kelemahan: Untuk negeri yang sedemikian inovatif, ranking mereka sangat rendah (ke-92) untuk fleksibilitas pasar tenaga kerja.

3. Finlandia
Tahun ini ketiga berturut-turut negara Skandinavia ini memperbaiki peringkat, yang merupakan kelanjutan inovasi institusional dan pertumbuhan secara keseluruhan.
Peringkat 2011/12: 4
Kekuatan: Tiga besar dalam hal institusi publik dan swasta, dan terbaik dalam pelayanan kesehatan dan pendidikan dasar.
Kelemahan: Tingkat inflasi diperkirakan sebesaar 3 persen dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi terkini hanya di peringkat ke-25.

2. Singapura
Ekonomi paling kompetitif kedua selama dua tahun beruntun ini terus mendesak posisi puncak dan dapat segera menjadi yang terbaik di dunia.
Peringkat 2011/12: 2
Kekuatan: Ranking teratas untuk barang dan efisiensi tenaga kerja, tiga besar di tiga kategori utama perekonomian lainnya.
Kelemahan: Masih dalam perdebatan, tapi utang pemerintahan di posisi ke-135 dunia sebesar 100 persen PDB.

1. Swiss
Paling kompetitif di dunia selama empat tahun berturut-turut.
Peringkat 2011/12: 1
Kekuatan: Memimpin dunia dalam inovasi dan efisiensi pasar tenaga kerja selain kecanggihan sektor bisnis.
Kelemahan: Investor tak terlalu terproteksi, berada di peringkat ke-130 untuk hal ini.

Ngomong-ngomong, Indonesia berada di peringkat ke-50, turun empat tingkat dari tahun sebelumnya.

ref:
http://wirawiri.net/2012/09/09/10-negara-dengan-ekonomi-paling-kompetitif

No comments:

Post a Comment

Post a Comment