Tuesday, May 29, 2012

[Super Unik] Divorce Hotel = Hotel Khusus Untuk Bercerai

Jika biasanya hotel digunakan untuk tempat menginap pengantin baru yang sedang liburan atau pasangan yang sudah lama menikah lalu ingin meremajakan hubungan asmaranya, maka lain cerita dengan hotel ini. Di Divorce Hotel, sebuah hotel di Belanda yang kini juga hadir di Amerika, justru pasangan menginap dan kemudian bercerai.



Jim Halfens, pendiri hotel di Belanda yang telah mendirikan lebih dari 20 hotel sedang bernegosiasi untuk meluaskan bisnisnya di New York dan Los Angeles. Program yang dilakukan di hotelnya ini menawarkan paket perceraian singkat yang berlangsung selama seminggu seharga 3,500 - 10,000 USD. Prosedur hotel 'bercerai' ini menempati hotel yang sudah memiliki nama, seperti Carlton Ambassador, Belanda yang terlihat di foto.

Mereka bahkan mengklaim bisa mengurus perceraian hanya dalam tiga hari. Konsep awalnya adalah menyediakan pihak hukum yang legal, mediator hingga pihak perlindungan anak. Dikatakan kepada The New York Times, dari 17 pasangan yang mengurus perceraian di hotelnya, hanya satu yang gagal bercerai karena tidak mengurus surat-suratnya dengan benar.

Pasangan yang menginap akan tidur di kamar yang terpisah selama pembicaraan perceraian berlangsung. Staf hotel pun diinstruksikan untuk tidak mengatakan hal menyenangkan kepada pasangan seperti, "selamat menikmati akhir pekan Anda di sini."

Biaya perceraian dan menginap di hotel ini terbilang murah, mengingat di Amerika harganya bisa dua kali lipat. Selain biaya, pengurusan perceraian di hotel ini lebih ringkas. Seorang pria mengaku pernah mengurus percerai di pengadilan hingga setahun lamanya, dan hal ini menguras pikirannya.

Ia lebih menikmati masa-masa menjelang perceraiannya di hotel tersebut bersama mantan istrinya karena semua diurus dengan cepat. Rencananya hotel ini akan diperluas ke negara lain seperti Italia, Inggris dan Jerman.

ref:
http://wolipop.detik.com/read/2012/05/29/172738/1927694/854/wah-hotel-ini-multifungsi-sebagai-tempat-bercerai?w992201835

No comments:

Post a Comment